Category: Berita Bola

Mar 16
2018

Tim Sepakbola Wanita Inggris Kalah dari Amerika 1 – 0

Walau masih bisa dikatakan belum diminati banyak orang di dunia, nyatanya sepakbola wanita juga mendapatkan perhatian khususnya di Inggris. Menurut data terbaru FA, tercatat ada sekitar 1,7 juta anak perempuan yang mulai mengikuti kelas sepakbola. Sayangnya, tim sepakbola wanita Inggris belum menunjukkan potensi optimalnya. Pada pertandingan sebelumnya, tim sepakbola wanita Inggris dikalahkan oleh tim sepakbola wanita Amerika dengan skor tipis 1 – 0.

Kalah Dari Tim yang Lebih Baik

Phil Neville mengakui bahwa tim sepakbola wanita Inggris dikalahkan oleh tim yang lebih baik setelah kalah 1-0 dari Amerika Serikat di Piala SheBelieves (SheBelieves Cup). Padalah setiap pertandingan bagi mereka adalah penting dan bisa menjadi sejarah. Ya, klub Lionesses perlu mengambil satu poin dari AS di pertandingan terakhir Piala Shebelieves 2018 untuk memenangkan turnamen togel online tersebut untuk yang pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Sayangnya, gol bunuh diri yang dilakukan oleh kiper Inggris, Karen Bardsley memberikan kemenangan tuan rumah di pertandingan yang diadakan di Orlando. Ini adalah kemenangan SheBelieves Cup yang kedua bagi Amerika dalam waktu tiga tahun. Neville mengakui tim Inggris berjuang dan bersaing dengan “tim terbaik di dunia” dan timnya perlu mendapatkan cukup banyak dukungan.

Sebenarnya, gol bunuh diri memang bukan jaminan kelemahan tim sendiri, tapi Neville tidak mau mengelak. “Tidak diragukan lagi kami dikalahkan oleh tim yang lebih baik. Saya pikir yang positif yang bisa kami ambil (dari pertandingan itu) adalah dari (menit ke) 20 sampai 25 menit terakhir,” kata mantan bek Manchester United itu. Ya, ada momen bagus yang telah dilakukan oleh tim Inggris.

Neville menambahkan; “Sepertinya begitu mereka mencetak gol, kami mulai rileks dan bermain dan menunjukkan sedikit karakter dan kepercayaan tapi selama 60 menit itu terasa seolah kami menunggu untuk dikalahkan.” Dia melanjutkan; “Saya kira ini merupakan permainan saya yang paling menyenangkan karena saya banyak belajar tentang pemain saya, ini adalah pertandingan puncak melawan tim terbaik di dunia. Mereka memiliki pemain depan yang bagus.”

Inggris Harus Lebih Mumpuni

Nevil menjelaskan; “Saya bangga dengan cara bermain pemain kami tapi apa yang telah saya katakan kepada mereka di ruang ganti setelah pertandingan itu adalah ‘Ingatlah perasaan yang Anda dapatkan sekarang’, karena dalam 12 bulan ini – ketika semoga kita berada dalam Piala Dunia – kita bisa memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dari tim ini. ”

Bardsley, pemain Burnley yakin jika tim sepakbola wanita Inggris pantas mengambil setidaknya satu poin dari permainan dan yakin Lionesses bergerak ke arah yang benar di bawah manajer baru Neville. “Saya tidak berpikir kita pantas kehilangan permainan itu. Kami sangat kecewa tapi kami adalah tim baru yang mencoba melakukan sesuatu yang berbeda dan mencoba untuk tumbuh,” katanya. Dia melanjutkan; “Para pemain muda tampil fenomenal dengan baik dan kami sangat bangga dengan kemajuan yang kami buat dan sepak bola yang ingin kami mainkan.”

Sedangkan striker Birmingham City, Ellen White mengakui tim Inggris harus lebih klinis dan mumpuni jika ingin mengalahkan Amerika Serikat. Dia mengatakan; “Kami telah tampil dengan baik dalam tiga pertandingan ini, tapi itu adalah margin bagus untuk mendapatkan tujuan atau menjadi klinis di depan gawang dan mengalahkan tim-tim ini”. “Itulah yang akhirnya ingin kita lakukan untuk menjadi yang pertama di dunia, ini sulit dilakukan, tapi itulah yang terjadi di sepakbola,” tuturnya.

0 Comments
Read Full
Mar 11
2018

Pejabat dipenjara Karena Presiden ‘Dikasari’ Ketika Main Bola

Dua pejabat dikabarkan dipenjara karena adanya tuduhan ‘konspirasi melawan Presiden Burundi’. Dua pejabat tersebut adalah dua pejabat daerah yang akhrinya dijebloskan ke dalam penjara setelah Presiden Burundi yang ada di Kawasan Afrika Timur diduga mendapat perlakuan ‘kasar’ ketika bermain dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Presiden Sering Main Sepak Bola

Kisah ini mulanya muncul saat kesebelasan Haleluya FC yang bertanding melawan tim yang berasal dari Kota Kiremba (kota yang ada di bagian utara Burundi) tepatnya pada tanggal 3 Februari lalu. haleluya yang kala itu diperkuat oleh Presiden Pierre Nkurunziza yang merupakan penggemar berat Judi Bola dan juga penganut Kristen yang taat. Presiden Pierre Nkurunziza juga dikabarkan sering blusukan ke berbagai daerah yang ada di negaranya.

Tiap dirinya berpergian bersama dengan Haleluya FC ini, sang presiden tidak hanya membawa sepatu bola. Ia bahkan selalu membawa dan mengajak serta suatu paduan suara bernama Komeza Gusenga yang artinya Berdoa Tanpa Henti dalam bahasa Kirundi.

Biasanya jika sang presiden bermain bola, pihak lawan paham kalau mereka sedang berhadapan dengan presiden. Karena itu lah mereka tak bermain ngotot dan tidak jarang malah membiarkan Sang Presiden untuk mencetak gol.

Dugaan Konspirasi Terhadap Presiden Nkurunziza

Akan tetapi hal ini tidak terjadi saat ada pertandingan melawan Kiremba. Pertandingan ini bisa dibilang berbeda dari biasanya. Sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia, ada seorang saksi mata yang menuturukan kejadian ini kepada sebuah media berita. Tim Kiremba yang mana kebanyakan memiliki anggota pengungsi dari Kongo tersebut nampaknya tak tahu mereka bermain dengan presiden Burundi. Oleh karena itu, mereka menyerang “setiap kali ia menguasai bola dan membuatnya jatuh bahkan beberapa kali.”

Hasilnya, pemimpin daerah Kiremba, yakni Cyriaque Nkezabahizi dan juga asistennya, Michel Mutama, akhirnya dipenjara pada hari Kamis (01/03). Mengutip sumber pengadilan, dilaporkan bahwa dua sosok tersebut akhirnya ditangkap, diamankan dan kemudian dipenjara, atas tuduhan adanya “konspirasi melawan presiden.”

Rekam jejak dari Nkurunziza ini tak bisa dibilang bersih begitu saja. Pada tahun 2017 kemarin, sang presiden bersama dengan pemerintahannya, disebut di dalam laporan PBB yang mana menyebutkan ada bukti yang sangat kuat telah terjadi sebuah kejahatan pada kemanusiaan di Burundi.

Laporan tersebut menguak adanya keterlibatan pasukan pemerintah dan juga kelompok-kelompok oposisi dalam pembunuhan, pemerkosaan dan juga penyiksaan setelah aksi kekerasan yang berlangsung pada tahun 2015. Rangkaian peristiwa tersebut pasalnya dipicu setelah Nakurunziza memutuskan untuk kembali mencalonkan diri untuk yang ketiga kalinya sebagai presiden. Belakangan ini ia kembali dipilih dalam pemilihan umum yang mana diboikot oleh kubu oposisi.

Keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai presiden untuk ketiga kalinya ini juga memicu reaksi dari sejumlah pihak. misalnya saja Kedubes AS pada tahun 2015 silam mendesak secara terus menerus sang presiden untuk tidak mencalonkan diri untuk ketiga kalinya. Kedubes AS yang ada di Burundi pasalnya mengatakan bahwa ia terus mendesak Presiden Nkurunziza untuk membatalkan usahanya untuk menjadi presiden yang ketiga kalinya.

Kedubes AS juga mengatakan bahwa rencana sang presiden itu akan melanggar kesepakatan yang mana mengakhiri kekerasan yang ada di Burundi. Dan keputusan tersebut bisa membahayakan stabilitas yang dicapai dengan susah payah oleh negara tersebut setelah perang saudara tragis yang terjadi di negate tersebut. namun tetap saja sang presiden terus maju sampai sekarang.

0 Comments
Read Full
Mar 08
2018

Nasib Wenger Sebagai Manajer Arsenal ada di Piala Carabao

Sudah berapa sering rumor tentang Wenger yang akan segera diberhentikan sebagai manajer Arsenal? Cukup sering.Namun masih ada kepercayaan ada sosok tersebut. Hanya saja, beberapa pertandingan terakhir jelas-jelas menunjukkan kemunduran dan ketumpulan strategi sang maestro. Mungkin, satu-satunya yang bisa menyelamatkan nasibnya adalah Piala Carabao.Jika dia gagal juga, maka tidak ada alasan bagi dirinya untuk tetap bertahan.

Arsene Wenger di Unjung Tanduk

Charlie Nicholas, mantan pemain sepakbola professional yang pernah membela Arsenal dan Celtic, yakin jika laga final Piala Carabao pada hari Minggu, dimana Arsenal akan menghadapi Man City adalah momen yang sangat penting bagi masa pemerintahan Arsene Wenger sebagai manajer Arsenal. Wenger telah sering menggunakan kompetisi tersebut sebagai hal yang dibanggakan, sehingga Piala Liga menjadi satu-satunya gelar domestik yang bisa menghindarinya dari pemecatan usai masa kepemimpinannya selama 22 tahun di London utara.

Namun, dengan Arsenal terpaut delapan poin dari posisi keempat Chelsea di Liga Primer, Nicholas yakin hanya kemenangan di Piala Carabao atau Liga Europa yang bisa menyelamatkan nasib Wenger.Dia mengatakan; “Ini sangat besar (pertaruhannya) untuk Arsene Wenger. Jika semua pemain dalam keadaan fit maka dia akan memilih line-up terkuatnya untuk bermain dalam pertandingan Piala Liga karena profil kompetisi ini alasan di mana timnya berada saat ini.”

Dia melanjutkan bahwa pertaruhan poker online pada pertandingan ini sangat besar bahkan jauh lebih besar bagi Arsenal daripada Manchester City.Mungkin, ini bisa dikatakan sebagai harapan mereka berakhir. Orang-orang bisa saja mengatakan ini juga pertaruhan besar bagi Man City, tapi masa depan Pep Guardiola tidak bergantung padanya. Inilah yang membedakan kenapa Wenger harus menang di pertandingan tersebut.

Nicholas juga menambahkan; “Mereka (Man City) akan menyelesaikan (menjuarai) Liga Primer dan mereka pada dasarnya bisa lolos ke perempatfinal Liga Champions, jadi ini hanya bonus untuk mereka.” Pep ingin menjawab kritik karena tidak memenangkan trofi di musim pertamanya, tapi kalau dikatakan City harus meninggalkan satu kompetisi tertentu untuk kompetisi yang lain, maka yang seharusnya ditinggalkan adalah kompetisi ini, walaupun pada kenyataannya saat ini mereka berada di final. Artinya, bagi City, kompetisi ini tidak terlalu urgent.

Dampak Jika Wenger Gagal

Nicholas menjelaskan; “Saya pikir jika Arsene tidak memenangkan ini atau Liga Europa maka musim panas nanti akan menjadi musim yang sangat berbeda. Penggemar akan terbelah untuk beberapa lama dan mereka akan kecewa dengan apa yang dilakukan Wenger dan Arsenal karena tidak memenangkan apapun. Ini adalah kemungkinan pertama jika fans akan terbelah dan pastinya kecewa.

“Setidaknya jika mereka menang maka ada argumen untuk mengatakan apa yang (telah) dicapai di bawah Wenger,” imbuh Nicholas. Paling tidak, jika ada yang mengkritik akan kinerjanya, Wenger masih bisa memiliki alasan bahwa dia dan klub telah memenangkan Liga Carabao ini. Hanya saja, Nicholas menegaskan bahwa pemegang saham mayoritas klub, Stan Kroenke harus berbagi kesalahan jika klub gagal membuat kemajuan lagi musim ini.

“Saya pikir itu sama pentingnya bagi pemiliknya seperti Wenger,” tambahnya.”Apa yang Kroenke inginkan?Hanya sebuah waralaba demi memiliki keuntungan atau benar-benar memperbaiki klub? Bagi saya, pertanyaan dari fans Arsenal harusnya sama seperti pemilik bertanya pada Arsene,” jelasnya.

Nicholas juga meragukan tentang apa yang telah dilakukan Wenger. Wenger memang telah mendatangkan pemain pemain profil tinggi baru, tapi apakah itu diperlukan?.Menurutnya, dia tidak bisa menyembunyikan pertanyaan besar tersebut sebagaimana seharusnya hal itu juga bisa dijawab oleh si pemilik atau malah ditanyakan kembali pada Wenger.

0 Comments
Read Full